Dalam review studi kelayakan Jembatan Surabaya-Madura tahun 2002, disebutkan ada beberapa pertimbangan mengenai dampak dan manfaat dari keberadaan Jembatan Suramadu. Di antaranya adalah:
Manfaat Langsung (Primary Benefit)
Manfaat langsung dari Jembatan Suramadu adalah meningkatnya kelancaran arus lalu lintas atau angkutan barang dan orang. Dengan semakin lancarnya arus lalu lintas berarti menghemat waktu dan biaya. Manfaat selanjutnya adalah merangsang tumbuhnya aktivitas perekonomian. Manfaat langsung lainnya yang dapat diperhitungkan adalah nilai penerimaan dari tarif tol yang diberlakukan. Transportasi barang dan orang yang semakin meningkat, akan meningkatkan penerimaan dari tarif tol.
Manfaat Tidak Langsung (Secondary Benefit)
Manfaat tidak langsung atau manfaat sekunder adalah multiplier effect dari Jembatan Suramadu. Ini merupakan dinamika yang timbul dan merupakan pengaruh sekunder (secondary effect), antara lain:
Meningkatnya jumlah penduduk akan merangsang naiknya permintaan barang dan jasa. Selanjutnya akan merangsang meningkatnya kegiatan perekonomian, berkembangnya usaha di sektor pertanian, industri, perdagangan, jasa dan meningkatnya arus barang masuk ke Pulau Madura.
Meningkatnya kebutuhan untuk kawasan pemukiman dan infrastruktur
Meningkatkan PDRB dan kesejahteraan masyarakat.
Di Madura, umumnya kegiatan ekonomi masih bertumpu pada sektor pertanian primer (tanaman pangan, peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan). Artinya pertanian atau sektor tradisional menjadi sektor andalan yang nampak dari perolehan PDRB terbesar dibandingkan sektor lain. Sektor lainnya adalah pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, listrik, gas, air bersih, bangunan, perdagangan, hotel, restoran, angkutan, pos, komunikasi, keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan. Manfaat Jembatan Suramadu
Dalam review studi kelayakan Jembatan Surabaya-Madura tahun 2002, disebutkan ada beberapa pertimbangan mengenai dampak dan manfaat dari keberadaan Jembatan Suramadu. Di antaranya adalah:
Manfaat Langsung (Primary Benefit)
Manfaat langsung dari Jembatan Suramadu adalah meningkatnya kelancaran arus lalu lintas atau angkutan barang dan orang. Dengan semakin lancarnya arus lalu lintas berarti menghemat waktu dan biaya. Manfaat selanjutnya adalah merangsang tumbuhnya aktivitas perekonomian. Manfaat langsung lainnya yang dapat diperhitungkan adalah nilai penerimaan dari tarif tol yang diberlakukan. Transportasi barang dan orang yang semakin meningkat, akan meningkatkan penerimaan dari tarif tol.
Manfaat Tidak Langsung (Secondary Benefit)
Manfaat tidak langsung atau manfaat sekunder adalah multiplier effect dari Jembatan Suramadu. Ini merupakan dinamika yang timbul dan merupakan pengaruh sekunder (secondary effect), antara lain:
Meningkatnya jumlah penduduk akan merangsang naiknya permintaan barang dan jasa. Selanjutnya akan merangsang meningkatnya kegiatan perekonomian, berkembangnya usaha di sektor pertanian, industri, perdagangan, jasa dan meningkatnya arus barang masuk ke Pulau Madura.
Meningkatnya kebutuhan untuk kawasan pemukiman dan infrastruktur
Meningkatkan PDRB dan kesejahteraan masyarakat.
Di Madura, umumnya kegiatan ekonomi masih bertumpu pada sektor pertanian primer (tanaman pangan, peternakan, perikanan, perkebunan dan kehutanan). Artinya pertanian atau sektor tradisional menjadi sektor andalan yang nampak dari perolehan PDRB terbesar dibandingkan sektor lain. Sektor lainnya adalah pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, listrik, gas, air bersih, bangunan, perdagangan, hotel, restoran, angkutan, pos, komunikasi, keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan.
Minggu, 29 Maret 2009
Menu Ayam Kluyuk
bahan:paha ayam potong kotak1 sdt garam1/2 merica bubuktepung terigusagu tani
saus:3 bawang putih,memarkan1/2 bawang bombay2 bh cabai merah100 gram nanas50 gr timun6 sdm saus tomat1/2 sdt garam2 1/2 gula400 ml air1 sdt cuka1 btg daun bawang1 sdt maizena1 sdt air1 sdm minyak
cara:1. lumuri ayam dengan garam dan meica. balut dengan campuran tepung dan sagu tani. celup ke air es. gulingkan lagi di tepung. goreng sampai kering dan matang.2. tumis bwg putih dan bwg bombay, tambahkan cabai aduk sampai layu.masukkan nanas dan timun sampai layu.3. tambahkan saus tomat, garam, dan gula aduk rata tuang air didihkan. masukkan cuka dan daun bawang aduk rata.kentalkan larutan maizena masak sampai mengental.sajikan ayan dengan disiram saus.
saus:3 bawang putih,memarkan1/2 bawang bombay2 bh cabai merah100 gram nanas50 gr timun6 sdm saus tomat1/2 sdt garam2 1/2 gula400 ml air1 sdt cuka1 btg daun bawang1 sdt maizena1 sdt air1 sdm minyak
cara:1. lumuri ayam dengan garam dan meica. balut dengan campuran tepung dan sagu tani. celup ke air es. gulingkan lagi di tepung. goreng sampai kering dan matang.2. tumis bwg putih dan bwg bombay, tambahkan cabai aduk sampai layu.masukkan nanas dan timun sampai layu.3. tambahkan saus tomat, garam, dan gula aduk rata tuang air didihkan. masukkan cuka dan daun bawang aduk rata.kentalkan larutan maizena masak sampai mengental.sajikan ayan dengan disiram saus.
Langganan:
Postingan (Atom)

